Perpustakaan FT UGM | @perpusftugm |

"brings you to the learning community"

Archive for the ‘Perpustakaan Jurusan’


Mini Workshop Pertama

Rabu 9/5/2012
Workshop MiniRabu siang selepas istirahat diawali dengan makan siang bersama, dilanjutkan dengan acara inti “mini workshop pengelola perpustakaan FT UGM”. Hari itu adalah pertama kalinya personil perpustakaan FT UGM dapat bertemu secara lengkap. Mulai dari pengelola e-lib, koleksi jurnal, kesekretariatan, penjaga malam serta kebersihan.

Acara hari itu adalah sosialisasi rencana kerja perpustakaan FT UGM serta distribusi deskripsi kerja para pengelola perpustakaan. Acara dilaksanakan di lantai 2 (ruang e-library) dengan total 11 peserta. Kesebelas peserta tersebut adalah Apri Wibowo (kebersihan), Undang Syaefudin, Yayul Safaronah, Yusron, Heri, Sugiman, Sugeng, Tri Widodo, Budi Priyono, Isnaeni Syamsiati, serta Purwoko.

Mengawali acara, Purwoko menyampaikan beberapa hal terkait posisi kerja di perpustakaan FT, disusul penegasan bahwa yang paling dekat secara emosional dengan Perpustakaan FT adalah rekan-rekan kerja yang lama di FT. Forum itu adalah forum untuk semuanya. Purwoko juga menyampaikan prinsip kerja yang hendaknya dipatuhi oleh semua: Kerjasama, Terbuka, Adil dan Terukur.

Acara siang itu berlangsung dengan santai, kadang diselingi dengan guyonan dari beberapa peserta. Pada sesi berikutnya, Purwoko menyampaikan rencana strategis 2 tahun ke depan terkait perpustakaan FT UGM. Rencana tersebut terbWorkshop Miniagi menjadi 6 bulan pertama, 6 bulan kedua, 1 tahun pertama dan 1 tahun kedua. Purwoko menyadari dengan masih sedikitnya pengetahuan tentang perpustakaan FT UGM maka dia baru mampu membuat rencana sampai pada tahun kedua.

Dari paparan Purwoko, perpustakaan FT pada 6 bulan pertama konsentrasi pada pemantapan fisik, aturan, mekanisme kerja, pemantapan deksripsi kerja. Enam bulan kedua mulai dengan pengembangan SDM perpusakaan untuk persiapan pengelolaan perpustakaan yang dapat dimungkinkan berbeda dengan mekanisme pelayanan yang lama. Satu tahun pertama, terkait dengan teknologi, perpustakaan mulai membahas idealisme terkait pemanfaatan teknologi di perpustakaan. Diantara pemanfaatan teknologi itu adalah sebagai pengamanan, pengelolaan koleksi digital, website, serta pengelolaan koleksi jurnal.

Berbagai usulan, pandangan serta hal yang berkaitan muncul pada mini workshop itu. Ketika para staff diminta untuk memaparkan keinginannya ke depan terkait perpustakaan, dengan semangat dan senang hati mereka memaparkannya.

Kamis 10/5/2012
Workshop MiniKamis itu saya merasa tak banyak yang saya lakukan. Hari itu saya masih memikirkan rekan-rekan kerja saya yang masih kekurangan pekerjaan selama renovasi gedung. Ah.. kasihan sekali. Belum lagi permasalahan lainnya yang saya rasa cukup banyak. Konsep partnership dengan MIC, legalisasi deskripsi kerja, presentasi konsep TI dan perpustakaan ke Wakil dekan 1, jenuhnya menunggu lantai dua direnovasi (yang kabarnya karyawannya libur 2 hari), bahkan kabarnya akan ada sedikit perombakan pada tata ruang perpustakaan, terkait perpustakaan jurusan (ada yang telah minta bantuan terkait perpustakaanya), konsep integrasi, serta PR bagaimana mengembangkan SDM perpustakaan.

Saya masih memprioritaskan untuk konslidasi internal dengan membuat tata aturan yang jelas. Dalam bayangan saya harus ada nilai yang disepakati bersama, aturan ijin, pembuatan aturan/tata tertib ke perpustakaan dan lain sebagainya.

Pagi itu sampai sekitar jam 11 siang saya menghadiri acara Microsoft di MM UGM. Dalam undangan tertulis ada sosialisasi lisensi microsoft, cloud computing dan juga presentasi dari MIC. Sepertinya menarik, apalagi MIC berkantor di Perpustakaan FT UGM.
Di sana saya bertemu dengan mas Arif Surachman (penanggungjawab perpustakaan FEB), yang baru saja diberi kepercayaan untuk maju pada kompetisi pustakawan nasional DIKTI.
Harapan saya di wisma MM itu sepertinya tidak terpenuhi, sesi awal dipenuhi dengan sosialisasi lisensi yang ternyata arahnya ke “jualan”. Sebagai orang yang tida begitu mengenal MS saya merasa jenuh dan akhirnya kembali ke FT UGM bersama mas Arif Surachman.

Perpustakaan Teknik Geologi telah memulai pelatihan literasi informasi

Pada hari Jumat, 30 September 2011, perpustakaan Geologi UGM mengadakan sosialisasi Sumber Informasi dan Etika Informasi kepada para mahasiswa S2/S3 Jurusan Teknik Geologi UGM yang berasal dari jaringan AUN-Seed Net.

Informasi yang disampaikan berkaitan dengan perpustakaan geologi UGM, perpustakaan seputar UGM, sumber informasi yang dapat digunakan selama pendidikan serta etika informasi.

Diinformasikan kepada para mahasiswa, bahwa UGM melanggan berbagai database. Misalnya EBSCO, Proquest dan lain sebagainya. Database tersebut dapat diakses dari wilayah UGM di url perpustakaan UGM. Selain itu, diinformasikan juga kepada mahasiswa bahwa Perpustakaan Geologi UGM mengelola koleksi digital, mulai dari buku digital, slide kuliah, presentasi mahasiswa dan lain sebagainya. Koleksi ini dapat diakses intranet UGM.

Pada akhir sesi juga disampaikan mengenai etika informasi. Diharapkan dengan memahami penggunaan inforamsi secara benar di lingkungan akademik, akan dapat menurunkan angka plagiasi yang mungkin terjadi. Mahasiswa juga dipersilakan untuk mendaftarkan diri ke PPTIK UGM (http://pptik.ugm.ac.id) untuk mendapatkan akun email dan web gratis. Akun email ini nantinya dapat digunakan untuk mengakses database yang dilanggan UGM dari luar UGM.

Kegiatan ini juga akan dilaksanakan untuk mahasiswa pascasarjana Reguler dan MGP.

Rita Yulianti: Pustakawan Terbaik Perpustakaan UGM 2012

Rita Yulianti, S.IP., pustakawan Fakultas Teknik UGM terpilih sebagai pustakawan berprestasi I UGM. Sementara, pustakawan terbaik II dan III diraih oleh pustakawan Perpustakaan Pusat, yaitu Y. Paidjo, S.IP., dan Dewi Widianingsih, Am.D. Penghargaan diberikan Kamis (15/3) di University Club (UC) UGM.

Ajang pemilihan pustakawan berprestasi diikuti sebanyak 19 pustakawan di lingkungan UGM. Para peserta disaring dalam tiga tahapan seleksi yaitu seleksi administratif, focus group discussion (FGD) dan presentasi tugas pokok dan fungsi masing-masing peserta, dan presentasi makalah dengan tema besar “ Kompetensi Pustakawan dan Eksistensi Pustakawan Masa Depan”.

Sri Rumani, S.H., S.IP, M.Si., Ketua tim juri, menyampaikan dari 19 pustakawan yang mendaftar , hanya 1 orang yang tidak lolos dalam seleksi administratif. Kemudian 18 pustakawan yang lolos seleksi administratif mempresentasikan tugas pokok dan fungsinya di hadapan juri serta melakukan FGD. Dari tahapan tersebut akhirnya dipilih lima besar untuk mempresentasikan makalah dengan tema yang telah ditentukan. “Akhirnya kami memilih Rita Yulianti sebagai terbaik I karena ide-idenya yang inovatif,” jelasnya.

Rita Yulianti mengaku cukup terkejut saat dirinya dinobatkan menjadi pustakawan terbaik I di UGM karena sebelumnya ia tidak mentargetkan menjadi yang terbaik. “Saya sempat syok, tidak mengira bisa jadi yang terbaik. Kedepan saya terus berusaha meningkatkan performa diri dan kinerja agar bisa lebih baik dari sekarang ,” ungkapnya.(Humas UGM/Ika)

sumber: www.ugm.ac.id

Unduh Makalah Rita Yulianti lengkapnya di sini

  • SUBSCRIBE OUR RSS

    Total Posts 101
    Total Comments 43.