Bagi mahasiswa, terutama mahasiswa S3, jurnal dan konferensi tentunya akrab di telinga. Ketika meneliti, pasti dilanjutkan dengan publikasi. Jurnal dan konferensi menjadi wadah dari publikasi tersebut.
Namun demikian, ada jurnal dan konferensi yang muncul tidak sebagaimana seharusnya. Jurnal atau konferensi ini, kerap disebut predator atau abal-abal. Namun, ternyata cukup kompleks menelaah sebuah jurnal atau konferensi itu abal-abal atau tidak.
Dari sisi istilah, predator berarti pemangsa. Berarti ada yang dimangsa, dan ada yang merasa dimangsa. Pemangsaan bisa dari sisi uang, atau yang lebih substansial adalah proses peer review yang tidak dilakukan oleh sebuah jurnal. Jurnal predator muncul, bersambungan dengan maraknya gerakan Open Access.
Sebagai wujud dari peran penelitian, civitas Fakultas Teknik UGM juga menerbitkan tulisan hasil penelitian dalam berbagai media publikasi. Jurnal, buku, atau konferensi. Perkembangan dari tahun ke tahun, terus menanjak naik. Hal ini, tentunya karena semangat civitas dalam meneliti, serta dorongan dari institusi dalam berbagai bentuknya.
Selama 2017, Perpusatkaan FT UGM menjalankan perannya sebagai perpustakaan di tingkat fakultas. Berbagai kegiatan dilakukan, sebagai layanan utama selain sirkulasi koleksi.
Sejak awal tahun, ada 3 mahasiswa partime di Perpustakaan FT UGM. Tiga mahasiswa ini berasal dari fakultas lain (bukan dari FT). Satu dari Sekolah Vokasi (teknologi jaringan), 1 orang dari Fakultas Geografi, dan terakhir dari Fakultas Ilmu Budaya. Mereka memiliki kemampuan masing-masing.
Pada acara HPTT 2017, keluarga Ir. Imam Soekoto (alumni Teknik Sipil UGM) menyumbangkan berbagai buku untuk FT UGM. Buku tersebut disimpan di Perpustakaan Fakultas Teknik UGM. Sebagian besar buku tersebut tentang Teknik Sipil, meski beberapa ada yang terkait militer.
Pada hari Selasa, 12 Desember 2017 pukul 12.00-14.00 telah diadakan diskusi mengenai topik Mitigasi Bencana Daerah Bromo, Jawa Timur oleh Dr. Wahyu Wilopo, S.T, M.Eng. Diskusi ini merupakan kegiatan pra-lapangan Ekspedisi di Daerah Bromo yang dilaksanakan oleh anggota Kapala Magmagama (organisasi pecinta alam mahasiswa Teknik Geologi UGM) pada bulan Januari 2018 mendatang.